|
Bidang Perikanan Budidaya |
|
|
|
UPTD Perbenihan Perikanan |
|
|
|
|
SOSIALISASI ISO 17020 DAN SOSIALISASI SISTEM Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SJMKH) |
|
Thursday, 10 May 2012 |
 Sosialisasi ISI 17020 dam Sistem Manajemen Mutu Hasil Perikanan tahun 2012 dilaksanakan pada tanggal 24 – 26 April 2012 di Hotel Citra Mulia Palu, yang di buka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Prop, Sulawesi Tengah , DR. Ir. HasanuddinAtjo,MP, yang dihadiri pejabat eselon III dan IV Lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Propinsi Sulawesi Tengah.Laboratorium Pembinaan Pengujian Mutu Hasil Perikanan Palu (LPPMHP Palu), Pada Seksi Pengendalian Mutu Hasil Perikanan salah satu tupoksinya adalah melaksanakan pengawasan teknik penanganan dan pengolahan mutu hasil perikanan dan melakukan investigasi terhadap hasil perikanan yang terkena kasus, serta membimbing, membina,menguji ketelitian dan kecermatan bekerja dari laboratorium UPI,oleh karena itu LPPMHP sadalah lembaga pengujian juga berfungsi sebagai lembaga Inspeksi dan Sertifikasi maka, perlu melaksanakan Sosialisasi ISO 17020. Adapun tujuan kegiatan ini (a) meningkatkan pengetahuan dan pemahanan terhadap ISO 17020 dan SJMKHP, (b) meningkatkan pemahaman dan pengetahuan sebagai lembaga inspeksi yang tidak memihak, dan (c) mengetahui standar penerapan system inspeksi yang sesuai standar internasional. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
SIDAT, KOMODITAS INDUSTRI MASA DEPAN SULAWESI TENGAH |
|
Tuesday, 08 May 2012 |
 Salah satu potensi sumberdaya perikanan yang terdapat di perairan Sulawesi Tengah adalah sumberdaya Ikan Sidat (Anguilla sp.). Sidat merupakan salah satu komoditi perikanan yang sangat diminati oleh pasar ekspor. Contohnya, masyarakat Jepang dan Hongkong menkonsumsi lebih dari 100.000 ton, sebagian besar impor termasuk dari Indonesia. Sidat dipasarkan dalam berbagai bentuk, ikan segar ataupun produk olahan termasuk Sidat asap. Komoditas ini memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat, daerah dan devisa negara. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
BIMBINGAN TEKNIS BAGI PETUGAS STATISTIK DESA SAMPEL (PENGUMPUL DATA) SE-SULAWESI TENGAH DAN APRESIA |
|
Tuesday, 08 May 2012 |
 Bimbingan Teknis bagi Petugas Statistik Desa Sampel (Pengumpul Data) yang dilaksanakan oleh Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah pada tanggal 23 s/d 25 April 2012 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah (DR. Ir. Hasanuddin Atjo, MP) dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan bagi petugas Statistik Desa Sampel di Kabupaten/Kota dalam mengisi form-form perikanan laut dan perairan umum sesuai dengan metoda survei dan ketentuan yang telah ditetapkan. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
MEN-KP RI: ”CIPTAKAN ENTERPRENEUR BARU” |
|
Monday, 07 May 2012 |
 Menteri Kelautan dan Perikanan (Men KP) RI, Sharif C. Sutardjo, sabtu lalu (5/05) melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Men-KP menyempatkan diri meninjau Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Donggala. Tidak tanggung-tanggung, pada kunjungan kerja kali ini, menteri yang menggunakan pesawat khusus membawa serta tiga orang dirjen, masing-masing Dirjen Perikanan Tangkap, Marwoto; Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Saut Hutagalung; dan Dirjen KP3K, Sudirman Sa’ad, didampingi pula staf ahli MenKP, Mujib. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Daftar Prakiraan Cuaca di Perairan Sulawesi Tengah |
|
|
RUPIAH DIBALIK LIMBAH, ANTISIPASI KENAIKAN BBM |
|
Monday, 23 April 2012 |
|
RUPIAH DIBALIK LIMBAH, ANTISIPASI KENAIKAN BBM Oleh: HASANUDDINN ATJO*
RUPIAH dibalik limbah terinspirasi pada saat membaca sebuah media harian nasional yang mengemukakan bahwa kesejahteraan petani kita semakin memprihatinkan dengan menunjukkan perkembangan angka Nilai Tukar Petani (NTP) yang cenderung menurun dan meningkatnyan volume pangan impor yang membanjiri pasar domestik seperti beras, palawija, hortikultura sampai kepada impor ikan. Kaitannya dengan itu data yang dikemukakan Badan Pusat Statistik menunjukan bahwa NTP Sulawesi Tengah pada maret 2012 hanya sebesar 97,86 persen berada di bawah NTP Nasional sebesar 104,68 persen, yang artinya bahwa pengeluaran petani di Sulawesi Tengah untuk membiayai usaha tani dan memenuhi kebutuhan hidup lebih besar dari pendapatan yang diterima dari usaha taninya alias pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Angka 97,86 persen ini merupakan nilai rata-rata dari NTP subsektor Tanaman pangan ( 83,28 persen); Peternakan (98,10 persen); Perkebunan rakyat (99,94 persen);. Hortikultura ( 104,20 persen); dan Perikanan (111, 13 persen). Dari data ini menunjukkan bahwa kesejahteraan yang paling memprihatinkan adalah menimpa masyarakat yang bekerja di subsektor Tanaman Pangan, menyusul Peternakan dan Perkebunan rakyat. Sedangkan masyarakat yang bekerja di subsektor Perikanan dan Hortikultura relatif lebih sejahtera.
|
|
Selengkapnya...
|
|
| | << Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 1 - 7 dari 207 |
|
|
Newsflash |
|
|
|
|
Who's Online |
|
Saat ini ada 1 tamu online |
|
Visitors Counter |
 | Today | 76 |  | Yesterday | 101 |  | This week | 415 |  | This month | 1870 |  | All | 64699 |
|
|